ALT_IMG

Foredi Gel

Produk antiseptik pria dewasa yang berfungsi untuk memperpanjang durasi hubungan suami istri atau tahan lama (tetap berkhasiat 5-8 jam, dahsyat!), maksudnya 5-8 jam disini adalah misalkan 30 menit pertama selesai berhubungan, lalu misal 4 jam kemudian dilanjutkan lagi maka tidak perlu di oles lagi! sangat laris! diburu banyak pria! tidak heran jika tiap hari kami mengirim ratusan paket ke seluruh Indonesia! Readmore...

ALT_IMG

Gasa Gagah Perkasa

GASA adalah produk herbal, menjadi solusi bagi anda yang membutuhkan produk herbal keperkasaan pria yang AMAN, LEGAL BERKUALITAS TINGGI tidak mudah mendapatkan produk sekelas demikian, GASA membuat Pria di kagumi di mata istri, tanpa efek samping yang merugikan seperti pada obat kuat pada umumnya Readmore..

Alt img

Ladyfem

Tubuh sehat keluarga yang HARMONIS adalah dambaan setiap wanita, Namun adanya permasalahan pekerjaan keluarga berdampak pada kurangnya gairah pada wanita terhadap pasangannya. Sehingga tidak bisa menyenangkan pasangannya tidak dapat merasakan kenikmatan dalam hubungan intim. Readmore...

ALT_IMG

Tissue Majakani

Double Majakani Extracts INTIMATE TISSUE Banyak dari kaum perempuan yang mengalami STRES, Hal ini tidak dapat dianggap sebagai hal biasa, karena tanpa disadari dapat menyebabkan keputihan serta lendir yang berbau, Jika ini dibiarkan berkepanjangan maka akan mengganggu keharmonisan dalam berhubungan dengan pasangan. Readmore...

ALT_IMG

Peluang Bisnis Tanpa Stok

Anda seorang INTERNET MARKETER yang berminat memasarkan produk pasutri rekomendasi Boyke tapi tidak ingin repot kirim paket ke konsumen anda. Bisnis ABE di Grup ABEnetwork memakai sistem semi DROP SHIPPING sehingga nantinya setelah stok perdana habis, anda tidak perlu stok lagi untuk berbisnis. Bahkan jika anda ALERGI MLMpun Readmore...

Tampilkan postingan dengan label Family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Family. Tampilkan semua postingan
Selasa, 03 April 2012

Sehatkah Keluarga Anda

0 komentar

Sehatkah Keluarga Anda



Vemale.com - Keluarga merupakan tempat di mana seseorang bisa merasakan yang namanya surga (atau neraka) dalam dunia ini. Dalam keluarga kita tumbuh dan belajar tentang nilai-nilai kehidupan. Dengan keluarga pula kita berbagi suka duka kehidupan dan bahu membahu menghadapi berbagai masalah yang terjadi.

Sebuah keluarga bisa terlihat baik-baik saja dari luar, namun sebenarnya tiap individu yang tinggal di dalamnya dalam keadaan keropos dan tak bahagia.

Jika Anda ingin tahu keluarga sehat itu seperti apa, maka temukan jawabannya dalam ulasan di halaman berikut.[break]

Sebuah keluarga dikatakan sehat jika para anggotanya bisa membina rasa saling menghargai satu sama lain, misalnya dengan cara:

  • Mendengarkan dengan cermat satu sama lain.
  • Tidak memotong pembicaraan.
  • Membudayakan tiga kata ajaib (three magic words).
  • Membiarkan anak mengambil keputusan sendiri.
  • Memberi dukungan atau komentar positif.
  • Menunjukkan perhatian pada kegiatan anak-anak.
[break]

Selain itu, tiap anggotanya juga mampu mengungkapkan kasih di tengah keluarga. Misalnya dengan memeluk anak, mengambilkan air minum untuk ayah yang baru pulang kerja, atau suami yang tidak malu menggandeng mesra istrinya saat sekeluarga pergi berlibur ke pantai.

Keluarga yang sehat juga ditandai dengan adanya kemampuan bagi tiap anggota untuk bekerja dan bermain bersama. Selain menumbuhkan rasa kebersamaan yang dapat semakin mempersatukan tiap anggota, hal ini jugalah yang membuat anak-anak betah dan nyaman saat berada di rumah.

Memiliki kebiasaan baik demi kesehatan juga merupakan barisan kriteria wajib dalam keluarga sehat. Rutin sikat gigi, cek up, mencegah makan makanan tidak sehat atau yang mengandung MSG, dan lain-lain.[break]

Masing-masing anggota juga bisa merasakan kepuasan, terutama dalam hal rohani. Beribadah bersama dengan keluarga merupakan salah satu hal yang ada dalam keluarga agar dapat tetap erat bersatu dan tidak terjadi yang namanya sifat individualistis.

Terakhir, tiap anggota juga mampu memikul tanggung jawabnya masing-masing.

Setiap orang merindukan keluarga yang demikian. Namun, siapa yang dapat menciptakannya? Anda tentunya, karena perubahan dalam keluarga dimulai dari perubahan diri sendiri (bbl/meg)
Continue reading →

10 Tips Membahagiakan Buah Hati

0 komentar

10 Tips Membahagiakan Buah Hati




Vemale.com - Sebagai orang tua, ada banyak tugas yang harus Anda selesaikan berkaitan dengan tumbuh kembang si buah hati. Tanggung jawab Anda sebagai orang tua tentunya sangat beragam, mulai dari masalah pendidikan, kesehatan, keamanan dan lain sebagainya. Tetapi dari banyaknya tanggung jawab yang Anda tanggung, yang diinginkan anak tidak banyak, mereka hanya ingin bahagia bersama orang tua mereka. Nah, bagaimana Anda bisa membahagiakan anak-anak Anda tanpa keluar dari jalur tanggung jawab sebagai orang tua. Ini dia 10 cara yang harus Anda praktikkan.

1. Bergerak Dan Terus Aktif

Lupakan televisi dan menatap layar komputer sepanjang hari. Rencanakan berbagai kegiatan yang bisa membuat tubuh seluruh anggota keluarga bergerak. Anda bisa membuat rencana liburan di pantai atau daerah perbukitan. Bersama-sama memasang tenda, membuat api unggun, masak di alam bebas, dan bernyanyi di bawah siraman langit penuh bintang. Tidak hanya memupuk rasa kebersamaan dan tubuh yang aktif bergerak, memori yang menyenangkan akan tertinggal pada anak-anak Anda.

2. Fleksibel Dalam Mengatur Jadwal

Mengatur jadwal memang penting, misalnya kapan buah hati harus sudah duduk di meja makan saat sarapan, kapan mereka harus mendapat pelajaran tambahan atau kegiatan di luar sekolah, dan kapan mereka bisa bermain. Tetapi ingat bahwa semua hal kadang tidak bisa berjalan seperti yang telah direncanakan. Selalu fleksibel pada anak-anak Anda tanpa mengurangi tingkat disiplin yang Anda tanamkan. Terus amati apakah anak-anak Anda menikmati jadwal mereka sehari-hari. Jika tampak jenuh, beri kelonggaran pada mereka untuk bernapas dan menikmati free selama beberapa hari.

3. Rileks Bersama

Anak-anak biasanya selalu aktif dan jarang beristirahat, mereka biasanya tidak ingat untuk rileks sampai mereka jatuh sakit. Kebiasaan ini harus Anda waspadai, jika sampai mereka tidak menikmati waktu-waktu untuk beristirahat setiap hari. Anda bisa mencontohkan pada mereka bagaimana caranya untuk rileks sejenak dan beristirahat. Misalnya saja membaca buku yang isinya ringan, berbaring sebentar di sofa, atau duduk di teras sambil memandang matahari terbenam. Ajak buah hati Anda untuk beristirahat sejenak disela-sela kesibukan mereka.

4. Banyak Tertawa

Jangan lagi menganggap hubungan antara anak dan orang tua bagaikan tembok yang menjadi penghalang untuk saling melucu dan tertawa. Anak-anak selalu suka dengan berbagai cerita lucu dan tertawa bersama. Selain itu, tertawa akan membuat stres jauh dari keluarga Anda. Tetapi ingat untuk tidak membuat bahan lelucon yang berkaitan dengan fisik orang lain. Anda bisa memulai dengan saling menggelitik pinggang, ceritakan hal-hal lucu yang pernah Anda alami sewaktu kecil, dan biarkan buah hati Anda bercerita apa yang menurut mereka lucu.

5. Jauhi Kata "Jangan!"

Seringkali para orang tua mengucapkan kata "Jangan!" pada buah hati mereka karena alasan keamanan, disiplin, dan lain sebagainya. Misalnya saja "Jangan main bola di dalam rumah!", "Jangan lupa mengucapkan terima kasih!", "Jangan ini!", "Jangan itu!". Padahal jika Anda mendapat perintah, "Jangan membayangkan gajah menari balet!" yang Anda lakukan justru membayangkannya, hal ini juga terjadi pada buah hati Anda. Akan lebih baik jika Anda mengatakan, "Bermain bola memang menyenangkan, tetapi itu membahayakan benda-benda di dalam rumah, lebih aman kalau kalian main di halaman," Atau "Kamu tahu kan pelajaran sopan santunnya? Ucapkan terima kasih, dan bunda akan bangga kalau kamu selalu ingat pelajaran itu,"

6. Jangan Terlalu Mengejar Sempurna

Saat buah hati Anda mulai belajar sesuatu, Anda harus bersabar dengan hasilnya. Bila bayi kerabat Anda sudah bisa berjalan sebelum usia satu tahun, dan bayi Anda masih merangkak saat ulang tahun pertamanya, jangan memaksa buah hati Anda untuk berjalan secepat mungkin. Jika menurut dokter tidak ada yang salah dengan perkembangan si kecil, Anda harus bersabar. Setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda, hal ini berlaku juga bila buah hati Anda sudah masuk pada masa sekolah. Sekalipun Anda punya keinginan membuat sang buah hati menjadi pianis hebat, jika buah hati tidak tertarik dengan piano, jangan dipaksakan.

7. Beri Makanan Bergizi

Untuk yang satu ini, Anda tentu perlu ekstra pengetahuan mengenai kesehatan dan nutrisi untuk anak-anak. Hindari terlalu sering memanjakan lidah buah hati dengan junk food, camilan berkalori tinggi dan berbagai minuman atau makanan siap saji. Anak-anak perlu asupan makanan sehat untuk menunjang aktivitas mereka yang tidak ada habisnya. Selalu sediakan makanan sehat di lemari dan kulkas. Jauhkan buah hati Anda dari kegiatan nonton tv sambil makan. Selalu ukur berat badan buah hati Anda dan pastikan berada dalam angka ideal yang sesuai dengan usianya.

8. Kembangkan Bakatnya

Berbahagialah jika buah hati Anda memiliki bakat yang bisa dikembangkan. Sekolah tidak terlalu banyak memiliki peran untuk mengembangkan bakat, sehingga peran Anda sangat diperlukan di sini. Bila buah hati Anda suka dengan musik klasik dan tertarik dengan biola, tidak ada salahnya Anda memasukkan buah hati Anda ke sanggar musik. Jika buah hati Anda suka dengan kegiatan melukis, sediakan kanvas dan berbagai peralatan melukis. Demikian juga untuk bakat yang lain, motivasi, arahan dan dukungan dari Anda akan sangat membantu si buah hati untuk mengapresiasi bakat yang dia miliki.

9. Ajarkan Kemandirian

Kadang para orang tua tidak tega melihat buah hati mereka mencuci piring bekas makan malam mereka atau merapikan kamar mereka. Tetapi Anda harus 'tega' menanamkan kemandirian sebagai bekal kehidupannya kelak. Buah hati Anda harus bisa membantu Anda tanpa diperintah, termasuk merapikan kamar dan barang-barang miliknya, meletakkan barang kembali di tempat semua, dan menyusun apa saja yang mereka miliki. Ini akan menjadi kontrol dalam keseharian mereka, dan jangan lupa untuk terus memantau mereka setiap hari.

10. Dengarkan Mereka

Komunikasi adalah hal terpenting dalam membina hubungan antara orang tua dan anak. Jangan membuat arisan, koran dan internet menjadi sesuatu yang lebih penting daripada anak Anda. Beri waktu luang untuk berbincang dengannya. Dengarkan tanpa menyela atau memarahi mereka, karena percayalah, Anda akan lebih mengenal buah hati Anda dari apa yang dia ceritakan, apa yang menjadi kekhawatiran mereka dan apa impian mereka. Jaga kontak mata saat mereka bercerita dan dengarkan mereka. (vem/wsw)
Continue reading →

Follow Now......!